News

Muslimat NU Banjardowo Gelar Majelis Taklim Sholawat Nariyah di Masjid Iktikaf Ar-Rosyid

Redaksi
×

Muslimat NU Banjardowo Gelar Majelis Taklim Sholawat Nariyah di Masjid Iktikaf Ar-Rosyid

Sebarkan artikel ini
Muslimat NU Banjardowo
Jamaah Muslimat NU Ranting Banjardowo berfoto bersama usai pelaksanaan Majelis Taklim Sholawat Nariyah selapanan di Masjid Iktikaf Ar-Rosyid, Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Minggu (31/5/2025).

Muslimat NU Ranting Banjardowo menggelar Majelis Taklim Sholawat Nariyah selapanan di Masjid Iktikaf Ar-Rosyid sebagai ruang silaturahmi, doa bersama, dan penguatan nilai keislaman.

ANNAIRI.OR.ID – Pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang kembali menggelar kegiatan rutin selapanan bertajuk Majelis Taklim Sholawat Nariyah di Masjid Iktikaf Ar-Rosyid, Banjardowo, Minggu (31/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran pengurus Muslimat NU, tokoh masyarakat, takmir masjid, serta para jamaah dari wilayah Banjardowo dan sekitarnya. Majelis ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang bersama untuk memperkuat spiritualitas melalui pembacaan sholawat, doa, dan kajian keislaman.

Ketua Muslimat NU Ranting Banjardowo, Hj. Masniah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut. Ia juga menyampaikan sejumlah informasi kepada para jamaah, salah satunya agenda pengajian yang akan digelar oleh Muslimat NU Pimpinan Anak Cabang (PAC) Genuk pada 21 Juli 2026 mendatang.

Masniah turut menyampaikan apresiasi kepada pihak Masjid Iktikaf Ar-Rosyid yang telah memfasilitasi jalannya majelis taklim. Menurutnya, masjid tersebut telah beberapa kali menjadi tempat pelaksanaan kegiatan selapanan Muslimat NU Banjardowo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada takmir Masjid Iktikaf Ar-Rosyid yang telah berkenan menerima dan memfasilitasi kegiatan ini. Sepertinya hampir setiap dua tahun sekali kita kembali dipertemukan mengaji di tempat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Iktikaf Ar-Rosyid, Lukni Maulana, turut menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan makna Sholawat Nariyah, yang juga dikenal sebagai Sholawat Kamilah, dengan makna “sempurna”.

Menurut Lukni, pembacaan Sholawat Nariyah tidak hanya menjadi amalan dzikir, tetapi juga wasilah untuk memohon pertolongan dan keberkahan kepada Allah SWT.

“Semoga majelis ini menjadi majelis yang dipenuhi rahmat, dikabulkan doa-doa kita, serta menjadi wasilah kebaikan bagi keluarga kita, masyarakat kita, dan bangsa kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui majelis sholawat tersebut para jamaah berharap diberikan kelapangan hati, diangkat segala kesulitan, serta dimudahkan dalam menjalani berbagai urusan kehidupan.

Setelah rangkaian pembacaan Sholawat Nariyah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian bersama Ach. Fathan, S.Ag yang menyampaikan tausiyah bertema sedekah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kajiannya, Ach. Fathan menjelaskan bahwa sedekah memiliki makna yang lebih luas dibanding infak. Infak lebih berkaitan dengan harta benda atau materi, sedangkan sedekah mencakup seluruh kebaikan yang dilakukan seseorang.

“Sedekah tidak selalu berupa uang. Senyum kepada saudara, berkata baik, membantu orang lain, itu juga sedekah,” jelasnya di hadapan jamaah.

Ia juga menekankan bahwa diterimanya sedekah sangat bergantung pada niat seseorang. Keikhlasan menjadi unsur penting dalam setiap amal yang dilakukan.

Menurutnya, sedekah yang dikerjakan semata-mata karena Allah akan membawa keberkahan, baik bagi pemberi maupun penerimanya. []