Artikel

Rajah Ayat Supaya Rumah Harmonis dan Rezeki Berkah, Amalan yang Dinukil dari Kitab Syamsul Ma’arif

Redaksi
×

Rajah Ayat Supaya Rumah Harmonis dan Rezeki Berkah, Amalan yang Dinukil dari Kitab Syamsul Ma’arif

Sebarkan artikel ini
Rajah Supaya Rumah Harmonis dan Rezeki Berkah
Ilustrasi Ai ChatGbt

ANNAIRI.OR.ID – Dalam tradisi Islam, sebagian ulama dan kitab-kitab hikmah menyebut adanya rajah ayat yang digunakan sebagai bentuk ikhtiar batin untuk memohon perlindungan, ketenangan, dan keberkahan kepada Allah SWT.

Rajah sendiri umumnya berupa tulisan ayat-ayat Al-Qur’an, asma Allah, atau simbol tertentu yang ditulis pada media tertentu sesuai keterangan dalam kitab yang menjadi rujukan.

Perlu dipahami bahwa penggunaan rajah merupakan bagian dari tradisi sebagian kalangan dan tidak termasuk amalan yang memiliki dalil khusus yang menjamin manfaat tertentu.

Oleh karena itu, seorang Muslim tetap meyakini bahwa segala manfaat hanya datang dengan izin Allah SWT.

Dikutip dari Buku Syamsul Ma’arif diterjemahkan dari Syamsul Ma’ariF wa Latha’iful ‘Awarij karya Syekh Ahmad bin Ali al-Buni; apabila kita menginginkan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan rezeki berkah.

Maka tuliskah ayat berikut ini pada batu marmer dengan tulisan timbul, lalu pasanglah pada salah satu pasangan batu bata (batako) dalam bangunan rumah yang kita bangun.

Atau apabila sudah terlanjur membangu, maka bukalah salah satu pasangan batu bata pada ruang tamu dan gantilah dengan lukisan tulisan ayat al-Qur’an pada batu marmer terebut.

Dengan izin Allah, suasana harmonis yang kita idamkan akan mewujud dalam rumah tangga kita.

Rajah Ayat untuk Rumah Harmonis dan Rezeki Berkah

Inilah ayat yang harus ditulis sebagai rajah menurut keterangan dalam kitab tersebut.

1. QS. Al-A’raf Ayat 1


بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ – المص

Latin: Bismillahirrahmanirrahim. Alif Lām Mīm Ṣād.

Artinya: Alif Lam Mim Shad. (Huruf-huruf muqatha’ah yang makna hakikinya hanya diketahui oleh Allah SWT).

Inti kandungan: Pembuka Surah Al-A’raf menunjukkan kemuliaan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Ayat ini mengingatkan agar kehidupan, termasuk rumah tangga, selalu dibimbing oleh wahyu Allah sehingga tercipta ketenangan, keharmonisan, dan keberkahan.

2. QS. Ibrahim Ayat 1

الر ۚ كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ

Latin: Alif Lām Rā. Kitābun anzalnāhu ilaika litukhrijan-nāsa minaẓ-ẓulumāti ilan-nūri bi-idzni rabbihim ilā ṣirāṭil-‘Azīzil-Ḥamīd.

Artinya: Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu agar engkau mengeluarkan manusia dari berbagai kegelapan menuju cahaya dengan izin Tuhan mereka, menuju jalan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

Inti kandungan: Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an menjadi petunjuk yang membawa manusia dari kegelapan menuju cahaya.

Dalam kehidupan keluarga, pesan tersebut dapat dimaknai sebagai ajakan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman agar rumah tangga dipenuhi kedamaian, kasih sayang, dan keberkahan.

Sebagai catatan, rajah ayat ini merupakan amalan yang dinukil dari kitab Syamsul Ma’arif dan termasuk dalam tradisi hikmah yang berkembang di sebagian kalangan.

Tidak terdapat dalil sahih yang secara khusus menyatakan bahwa penulisan ayat tersebut pada batu marmer akan pasti mendatangkan keharmonisan rumah tangga atau kelancaran rezeki.

Karena itu, amalan ini sebaiknya diposisikan sebagai bentuk ikhtiar yang tidak terlepas dari doa, tawakal, memperbanyak ibadah, menjaga hubungan baik dengan keluarga, serta mencari rezeki yang halal.

Segala keberkahan dan manfaat tetap hanya datang atas izin Allah SWT. []