Keislaman

Doa Dijauhkan dari Api Neraka dalam Surah Ali Imran Ayat 16, Teks Arab, Latin, dan Artinya

Redaksi
×

Doa Dijauhkan dari Api Neraka dalam Surah Ali Imran Ayat 16, Teks Arab, Latin, dan Artinya

Sebarkan artikel ini
doa dijauhkan dari api neraka
Ilustrasi AI Gemini

Doa singkat yang diajarkan Al-Qur’an dan Rasulullah SAW untuk memohon ampunan dosa serta perlindungan dari api neraka.

ANNAIRI.OR.ID – Doa dijauhkan dari api neraka merupakan salah satu doa yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setiap muslim tentu mengharapkan keselamatan di dunia dan akhirat, termasuk terhindar dari siksa neraka yang telah Allah SWT siapkan bagi orang-orang yang mendurhakai-Nya.

Oleh karena itu, selain memperbanyak amal saleh, umat Islam juga dianjurkan untuk senantiasa memanjatkan doa perlindungan kepada Allah agar diberikan ampunan dan dijauhkan dari azab yang pedih.

Neraka adalah tempat balasan bagi mereka yang mengingkari perintah Allah SWT dan terus-menerus melakukan kemaksiatan tanpa bertobat.

Dalam banyak ayat Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW, umat Islam diajarkan untuk selalu memohon perlindungan dari api neraka. Doa-doa tersebut menjadi bentuk pengakuan seorang hamba atas kelemahan dirinya sekaligus harapan besar terhadap rahmat Allah SWT.

Salah satu doa perlindungan dari siksa neraka yang terdapat dalam Al-Qur’an adalah doa yang disebutkan dalam Surah Ali Imran. Allah SWT berfirman:

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa innanaa aamannaa faghfir lanaa dzunuubanaa wa qinaa ‘adzaaban naar.

Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan peliharalah kami dari azab neraka.” (QS. Ali Imran: 16)

Doa ini mengandung dua permohonan penting yang sangat dibutuhkan oleh setiap muslim, yaitu doa ampunan dosa dan permohonan agar dijauhkan dari azab neraka.

Dalam ayat tersebut, orang-orang beriman terlebih dahulu mengakui keimanannya kepada Allah, kemudian memohon ampun atas dosa-dosa yang telah diperbuat serta meminta perlindungan dari siksa api neraka. Hal ini menunjukkan bahwa ampunan Allah dan keselamatan dari neraka merupakan nikmat yang sangat besar.

Selain dari Al-Qur’an, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus untuk memohon perlindungan dari neraka. Doa ini diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

Allahumma inni a‘uudzu bika min fitnatin naar wa ‘adzaabin naar, wa min syarril ghinaa wal faqr.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah (ujian di) neraka dan azab neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sendiri senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari fitnah dan azab neraka.

Sebagai umat beliau, tentu kita dianjurkan untuk mengamalkan doa tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Doa ini dapat dibaca setelah salat, ketika berzikir, atau pada waktu-waktu mustajab lainnya.

Keutamaan membaca doa dijauhkan dari api neraka tidak hanya terletak pada harapan mendapatkan perlindungan di akhirat, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ketika seseorang rutin memohon keselamatan dari neraka, ia akan lebih berhati-hati dalam menjaga amal, menjauhi maksiat, dan memperbanyak kebaikan. Kesadaran akan adanya kehidupan akhirat akan mendorong seorang muslim untuk memperbaiki diri setiap hari.

Di samping memperbanyak doa, umat Islam juga perlu mengiringinya dengan amal saleh, seperti menjaga salat, memperbanyak sedekah, berbakti kepada orang tua, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak istighfar. Sebab, doa yang disertai usaha dan ketaatan akan semakin mendekatkan seorang hamba kepada rahmat Allah SWT.

Tafsir Doa Ampunan Dosa dan Perlindungan dari Api Neraka dalam Surah Ali Imran Ayat 16

Tafsir Doa dalam Surah Ali Imran Ayat 16, Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اِنَّنَآ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِۚ

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan peliharalah kami dari azab neraka.” (QS. Ali Imran: 16)

Dikutip dari Tafsir Ath-Thabari, Imam Abu Ja’far menjelaskan bahwa makna ayat tersebut adalah, “Katakanlah, akan Aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu bagi orang-orang yang bertakwa?” Yaitu orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan peliharalah kami dari azab neraka.”

Mereka memohon secara khusus agar dijauhkan dari siksa neraka, karena orang yang dibebaskan dari api neraka berarti telah memperoleh keberuntungan. Ia dijaga dari siksaan Allah SWT dan mendapatkan balasan berupa surga.

Sementara itu, menurut Fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb, doa tersebut menggambarkan ketakwaan orang-orang beriman. Mereka menyatakan keimanannya, memohon pertolongan kepada Allah dengan keimanan yang dimilikinya, memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah diperbuat, serta memohon perlindungan dari siksa neraka.

Pada setiap sifat yang disebutkan dalam rangkaian ayat ini terdapat nilai yang sangat berharga bagi kehidupan manusia dan kaum muslimin. Dalam sifat sabar, misalnya, terdapat ketegaran dalam menghadapi berbagai penderitaan serta tidak mudah berkeluh kesah.

Adapun taat kepada Allah berarti menunaikan hak uluhiyah dan kewajiban ubudiyah, serta mengekspresikan kemuliaan jiwa dengan hanya taat kepada Allah SWT semata, bukan kepada selain-Nya.

Pada akhirnya, setiap muslim hendaknya menjadikan doa perlindungan dari siksa neraka dan doa ampunan dosa sebagai amalan rutin. Dengan memohon ampunan, memperkuat iman, dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT, seorang hamba berharap mendapatkan rahmat-Nya serta keselamatan dari azab neraka.

Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, dan menjauhkan kita dari panasnya api neraka. Aamiin. []